Sabtu, 30 Juni 2012

Jadwal Acara Juni-Desember 2012

Cakka.web.id – Berbagai kegiatan di tahun 2012 yang dapat anda ikuti berupa seminar pembelajaran alkitab, tur persahabatan (wisata bersama Graphe Ministry), kebaktian khusus dan jadwal kegiatan perkuliahan di STT GITS.
Beberapa acara ini dapat anda ikuti secara gratis maupun berbayar. Untuk informasinya anda dapat menghubungi pihak Graphe Ministry di nomor telpon (021) 6471 4156 atau kontak yang telah dicantumkan.
Berikut ini jadwal kegiatan yang berlangsung di tahun 2012.
Jumat 1 Juni, Seminar Pembelajaran Alkitab Akhir Zaman (Eskatologi).
Pkl 14.00-20.00 WIB, Lokasi acara: PETRA SQUARE APARTMENT & ARCADE – Jl. SIWALANKERTO 146-148, Info: 0818 46 1116 / 0821 241 987 97
Minggu 17 Juni, Peringatan hari ayah.
Minggu 24 Juni, HUT GBIA Graphe & Perayaan Natal Kristus.
Jumat 20 Juli, Tur Persahabatan.
Jumat – Sabtu 20-21 Juli, Seminar: Menjernihkan Topik-Topik Kontroversial di dalam Kekristenan
Lokasi: Hotel MAYA, Jl. Sumatera No. 31, Kupang
Informasi: Contact person: Ev. Dance Suat (0821-24198797); Ev. Bernabas Nubatonis (0812-88437150)
Rabu-Kamis 25-26 Juli, Seminar di Halmahera oleh Dr. Suhento Liauw
Sabtu 4 Agustus, Pembukaan RITS (Remnant International Theological Seminary), Ambawang, Kal-Bar
Jumat-Sabtu, 10-11 Agustus, Seminar PETA GARIS ZAMAN oleh Ev. Rian Basuki (GBIA Semarang) dan Ev. Teguh Sujarwo (GBIA Jogja) dan Seminar Keluarga Kristen Alkitabiah oleh Gmb. Alki Tombuku (GBIA Depok)
Sabtu 11 Agustus, Kebaktian pembukaan tahun ajaran baru GITS. Kelas dimulai 13 Agustus 2012.
Senin-Rabu 20-22 Agustus, Kongres Baptist History Conference
Rabu 22 Agustus, Wisuda GITS ke 16 dan pengutusan.
Jumat 26 Oktober, Seminar Doktrin Keselamatan Alkitabiah oleh Dr. Suhento Liauw
Kamis 15 November, Seminar Doktrin Gereja Alkitabiah oleh Dr. Suhento Liauw
Sabtu 15 Desember, Kebaktian Tutup Semester GITS
Selasa 25 Desember, Family Day
Senin 31 Desember, Acara Tutup Tahun 2012

Kamis, 28 Juni 2012

Seminar 16 JAM: Menjernihkan Topik-Topik Kontroversial di dalam Kekristenan



Seminar 16 JAM: Menjernihkan Topik-Topik Kontroversial di dalam Kekristenan
Pembicara: Suhento Liauw, D.R.E., Th.D (Rektor GITS)

Jumat-Sabtu, 20-21 Juli 2012
Pkl 08.00-16.00 WIT
Tempat: Hotel Maya. Jl. Sumatera no. 31 KUPANG
Kontribusi peserta : Rp. 20.000,- (sbg bukti keseriusan ikut)
Daftarkan Segera dengan cara sms ke

Ev. Dance Suat (0821.2419.8797)
Ev. Bernabas Nubatonis (0812.8843.7150)

Ibu Lie Lin (0816.140.2354)

Pendaftaran ditutup tanggal 18 Juli 2012 (kapasitas tempat 200 orang saja)

Disediakan Makan Siang (Lunch) + Snack
Penyelenggara: STT GRAPHE, Jakarta Utara

Garis Besar pembahasan:
Nama Allah itu YAHWEH atau JEHOVAH? Bolehkan memakai kata Allah? Masuk Sorga karena dipilih atau beriman? Bagaimana nasib bayi dan yang lahir cacat mental? Benarkah Setiap orang telah dipredestinasikan masuk Sorga atau Neraka? Apakah akibat orang kristen yang jatuh ke dalam dosa? Apakah Alkitab satu-satunya firman Allah? Apakah masih ada Alkitab bahasa asli? Tahukah anda apa perbedaan antara kitab bahasa asli Textus Receptus dengan Critical Text? Mengapa bisa ada banyak versi Alkitab terjemahan? Mengapa tulisan Paulus kok bisa jadi firman Allah? Mengapa ada ayat yang diberi tanda kurung? Siapakah yang memasang pasal dan ayat pada Alkitab kita? Masih bolehkah percaya mimpi setelah Alkitab selesai? Masih adakah penglihatan dari Allah? Apakah Karunia berbahasa lidah/roh, menafsirkan bahasa lidah, karunia bernubuat, karunia berkata-kata dengan pengetahuan, jabatan Nabi dan Rasul masih ada? Apa itu Gereja Lokal dan Gereja Universal? Bolehkan wanita menjadi Gembala/Pendeta? Bolehkah kita percaya, ketika orang berkata bahwa ia bertemu malaikat atau Tuhan Yesus? Masih adakah mujizat dan kuasa melakukan Mujizat? Bolehkah kita berdoa untuk orang yang sedang sakit? Tentu banyak lagi hal tentang Alkitab, dan konsekuensi terselesaikannya penulisan Alkitab. Selama 16 jam anda akan dibuat mengerti akan Kebenaran-Kebenaran Alkitab dan Anda bebas bertanya jawab sepuasnya!

Senin, 25 Juni 2012

Berita Bulan MEI 2012


YESUS YANG TIDAK DIKENAL PARA INJILI
(Berita Mingguan GITS 05 Mei 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Sebuah laporan yang baru-baru ini ditulis oleh tiga pemimpin Injili menyingkapkan suatu fakta yang menakutkan: Mereka tidak mengenal Yesus yang ada dalam Alkitab. Laporan itu berjudul "Name-calling is rhetorical pornography" ("Saling mengejek adalah pornografi rohani") oleh Jim Daly, presiden dari Focus on the Family, Russell More, dekan fakultas Theologi di Southern Baptist Theological Seminary, dan Samuel Rodriguez, presiden dari National Hispanic Christian Leadership Conference. Thesis dari laporan ini adalah bahwa orang-orang Kristen tidak pernah boleh menggunakan "istilah-istilah yang merendahkan terhadap manusia lainnya" atau "gambaran yang mengecilkan terhadap mereka yang tidak seiman dengan kita" karena Yesus, katanya, tidak melakukan hal-hal ini, dan melakukannya berarti "menyangkal kemanusiaan dan kehormatan setiap individu" ("Name-calling," CNN Belief Blog, 26 April 2012). Laporan itu mengatakan bahwa Kristus "memiliki kasih yang sama banyak dalam hatiNya terhadap aktivis homoseksual, imigran gelap, dan atheis" dengan terhadap orang percaya. Pernyataan itu benar dalam pengertian bahwa Allah mengasihi seluruh dunia dan Yesus mati sehingga semua orang berdosa dapat diselamatkan, tetapi tidak berarti bahwa Yesus memperlakukan semua orang secara sama atau bahwa Dia tidak pernah memakai istilah-istilah yang keras dan menegur dan "merendahkan." Dia menyebut orang-orang Yahudi di zamanNya "angkatan yang jahat dan tidak setia" (Mat. 16:4). Ia menyebut orang-orang Yahudi "jahat" (Luk. 11:13) dan Herodes sebagai "serigala itu" (Luk. 13:32) dan orang-orang Farisi sebagai pemimpin-pemimpin buta, orang-orang bodoh, orang-orang munafik, kuburan yang dilabur putih, ular-ular, dan ular beludak (Mat. 23:16-23). Ia menyebut orang-orang tertentu serigala berbulu domba dan serigala buas (Mat. 7:15). Dia mengkategorikan sebagian orang sebagai anjing dan babi (Mat. 7:6). Dia mengucapkan kutuk yang kekal atas penduduk Khorazim dan Betsaida dan Kapernaum (Mat. 11:20-24). Ia memandang orang-orang di sinagog Kapernaum dengan amarah karena kekerasan hati mereka (Mar. 3:5). Di manakah Kristus YANG INI dalam dunia Injili hari ini? Sebaliknya, mereka percaya kepada suatu kristus yang telah mereka buat sesuai dengan gambar dan rupa mereka sendiri, kristus yang selalu menjunjung harga diri orang, kristus lembek yang tidak menegur orang berdosa dengan jelas dan tidak melemparkan orang-orang tidak percaya ke dalam neraka. Saya tidak dapat mengingat satu pemimpin Injili yang prominen yang mengikuti contoh Yesus dalam teks-teks di atas. Kristus yang demikian bahkan tidak eksis dalam pikiran mereka. Tidak heran buku yang kacau seperti The Shack bisa sedemikian berpengaruh bagi generasi ini.

Kamis, 21 Juni 2012

Berita Bulan APRIL 2012

MAJALAH NEWSWEEK MENAMPILKAN YESUS HIPSTER GAYA AMERIKA
(Berita Mingguan GITS 7 April 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Halaman depan Newsweek untuk tanggal 9 April menampilkan seorang “Yesus yang hipster berambut panjang” sedang berpose di Times Square, New York City. Artikel utamanya diberi judul “Forget the Church: Follow Jesus” (Lupakan Gereja: Ikuti Yesus), dan inilah yang dilakukan oleh kebanyakan orang yang mengaku “Kristen” hari ini. Mereka berkata mengasihi “Yesus,” tetapi yang mereka maksudkan adalah “Yesus” yang cool, tidak menghakimi, suka berpesta, gaya The Shack. Ini adalah Yesus versi emerging church: Yesus yang dibandingkan dengan Elvis, yang suka rock ‘n roll, yang akan minum bir bersama anda, dan yang akan ikut berpesta. Ini adalah “Yesus” yang dapat anda nyanyikan di American Idol dan tetap dipuji oleh para juri yang membenci Allah. Bahkan jika sebagian mereka ini tidak sama sekali melupakan gereja, gereja yang mereka ikuti bukanlah suatu tempat kekudusan dan yang menyerukan takut akan Allah sebagai teguran bagi generasi ini. Gereja yang mereka senangi adalah suatu tempat hipster yang nge-rock dan tidak dapat dibedakan lagi dengan budaya pop dunia, dan semua orang senang dengan kondisi itu. “Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya. Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan YESUS YANG LAIN dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang laindari pada yang telah kamu terima” (2 Kor. 11:3-4).

Sabtu, 16 Juni 2012

Berita Bulan Maret 2012


SWEDIA BERADA DI GARIS DEPAN EKONOMI TANPA UANG
(Berita Mingguan GITS 31 Maret 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Swedia berada di garis depan gerakan menuju ekonomi yang tidak memakai uang kertas lagi. “Dalam kebanyakan kota-kota Swedia, bus umum tidak lagi menerima uang kontan; tiket semuanya bersifat pra-bayar atau dibeli melalui pesan handphone. Sejumlah kecil bisnis, yang jumlahnya semakin bertambah, hanya mau dibayar dengan kartu, dan sebagian kantor bank – yang mendapatkan keuntungan dari transaksi elektronik – telah sama sekali berhenti melayani transaksi uang kontan. ‘Ada kota-kota di mana sama sekali tidak mungkin lagi untuk masuk ke bank dan menggunakan uang kontan,’ demikian keluh Curt Persson, ketua dari Organisasi Pensiunan Nasional Swedia. …Menurunnya pemakaian uang kontan dapat terlihat bahkan di tempat-tempat agama, seperti Gereja Carl Gustaf di Karlshamn, Swedia selatan, di mana Vicar Johan Tyrberg baru-baru ini memasang alat gesek kartu supaya umat yang datang lebih mudah memberikan persembahan. …Tidaklah mengherankan bahwa Swedia dan negara-negara sekitarnya ada di garis depan perkembangan ini, mengingat masyarakat mereka sangat menekankan teknologi dan inovasi. Untuk tahun kedua berturut-turut, Swedia masuk urutan pertama dalam Laporan Teknologi Informasi Global yang dikeluarkan oleh Forum Ekonomi Dunia pada bulan Januari (“Sweden Moving Towards,” CBS News, 18 Maret 2012). Panggungnya sudah dipersiapkan bagi Antikritus untuk muncul ketika karya Tuhan bagi zaman gereja ini selesai, dan Dia akan mengizinkan rahasia kedurhakaan untuk melanjutkan kejahatannya, dan alasan Allah masih menunda ini semua adalah karena Ia mengasihi manusia dan terus menawarkan keselamatan. Sobat Kristen, apakah kamu sedang sibuk bekerja bagi Tuhan pada hari penuaian Allah ini? ”Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan” (2 Tes. 2:7). “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” (2 Pet. 3:9).

Senin, 11 Juni 2012

Berita Bulan FEBRUARI 2012

ANJURAN PRINSIP TENTANG MUSIK GEREJA
(Berita Mingguan GITS 25 Februari 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Baru-baru ini kami menerima permintaan berikut: “Ayah saya meminta saya untuk menulisimu dan meminta jika kamu punya suatu pernyataan tentang standar musik yang dapat kami pakai dalam merancang undang-undang dasar gereja kami. Musik telah menjadi topik yang sedemikian besar di zaman ini sehingga ia merasa, sebagai gembala sidang senior, bahwa kami memerlukan suatu pernyataan yang jelas dan bersifat prinsipil dalam undang-undang kami.” Saya (Dr. Cloud) mengirimkan yang berikut ini, yang adalah revisi dari pernyataan yang kami pakai dalam gereja-gereja kami di Asia Selatan: 1. Musik gereja haruslah mengajarkan doktrin yang benar (Kol. 3:16). Kata-kata dalam lagu-lagu haruslah benar dan sesuai dengan pengajaran Alkitab. Kebanyakan Musik Kristen Kontemporer (MKK atau CCM) tidak dapat diterima karena mengekspresikan filosofi ekumenis kharismatik atau menyampaikan pesan yang tidak jelas yang tidak memiliki kekuatan atau kejelasan doktrin. 2. Musik gereja harulah kudus atau terpisah dari dunia (Ef. 5:19; Rom. 12:2; 1 Yoh. 2:15-16). Ini berarti bahwa musik gereja tidak akan terdengar seperti musik populer yang dimainkan di radio atau musik yang dunia pakai untuk menari dan minum-minum dan berpesta. Musik gereja kita tidak akan memakai backbeat atau bentuk-bentuk lain sinkopasi dansa, karena hal-hal ini telah selalu diasosiasikan dengan sensualitas dan telah menjadi bagian yang sexy dalam musik pop. Kami percaya bahwa tidaklah bijak untuk memakai drum (kecuali dalam orkestra) dan gitar listrik dalam musik gereja, karena alat-alat musik ini mudah sekali dipakai dalam gaya musik pop. 3. Musik gereja tidak boleh meminjam dari dunia musik kontemporer Kristen, karena musik kontemporer Kristen adalah salah satu bahan baku pembangunan gereja esa sedunia yang sesat dan adalah perwakilan dari suatu roh yang asing (1 Kor. 10:21; Ef. 5:11; 2 Tim. 3:5; Wah. 18:4). Hal ini nyata dari pemeriksaan terhadap sejarah musik ini dan juga kehidupan dan kepercayaan para musisi kontemporer seperti yang sudah kami lakukan dalam buku Directory of Contemporary Worship Musicians. 4. Musik gereja tidak boleh didesain untuk menghasilkan suatu pengalaman mistik gaya kharismatik (1 Pet. 5:8). Tujuan dari musik kharismatik adalah menghasilkan suatu penyembahan yang berlandaskan pada pengalaman subjektif dan untuk mencapai ini para “penyembah” kontemporer menggunakan musik dengan ritme dansa yang kuat, urutan-urutan chord yang tidak genap, pengulangan musik berkali-kali, dan modulasi elektrik sehingga orang-orang dapat terbawa oleh musik secara emosional. Alkitab memberitahu kita untuk tetap waspada dan tidak membiarkan apapun mengikat hati kita selain Allah dan FirmanNya. Kita tidak boleh membuka diri secara sembarangan kepada pengalaman apapun tetapi harus terus menguji segala sesuatu dengan standar Kebenaran Allah yang absolut (1 Tesalonika 5:21).