Rabu, 19 November 2008

PENGAKUAN IMAN KRISTEN FUNDAMENTAL

1 Percaya bahwa YAHWEH Tritunggal adalah Pencipta langit dan bumi beserta seluruh isinya dalam enam hari literal (Kej.1 &2).
2 Percaya bahwa manusia telah jatuh ke dalam dosa dan telah kehilangan kemuliaan YAHWEH, serta semua manusia mewarisi sifat dosa, dan menempati posisi orang berdosa (Rom.3:10,23).
3 Percaya bahwa hanya ada satu cara untuk membereskan dosa yaitu dengan penghukuman. Dosa tidak dapat dihapus dengan perbuatan baik, ritual ibadah dan berbagai kerajinan keagamaan (II Kor.4:23, Rom.6:23).
4 Percaya bahwa Yesus Kristus diutus untuk menanggung dosa semua manusia. Dosa manusia yang belum memiliki kesadaran diri (bayi), bahkan dosa Adam hingga dosa manusia terakhir telah ditanggung oleh Tuhan Yesus di kayu salib (Yoh.1:29, Ibr.2:9, I Yoh.2:2).
5 Percaya bahwa kepada manusia yang telah memiliki kesadaran diri dan melakukan dosa atas kesadaran diri diserukan untuk bertobat dan menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat untuk mendapatkan pengampunan dosa atau pengaplikasian anugerah keselamatan (Mat.4:17, Yoh.3:16, Ef.1:7, Kol.1:14).
6 Percaya bahwa tidak ada jalan keselamatan lain selain Injil Yesus Kristus karena siapapun yang berada di luar Kristus akan menanggung hukuman atas dosa dirinya. Tidak ada satu manusia pun bisa masuk Surga tanpa percaya kepada Yesus Kristus dari Adam hingga manusia terakhir (Yoh.14:6, Ibr.8:6, I Tim.2:5).
7 Percaya bahwa Injil yang murni adalah Injil yang tidak ditambahkan dengan percaya kepada Maria, upacara baptisan, kerajinan ibadah dan apa saja (Gal.1:8, 5:3-4). Dan tidak menekankan kesuksesan duniawi atau yang mengurangi aspek seruan bertobat (I Kor.15:19).
8 Percaya bahwa orang yang telah diselamatkan tidak akan kehilangan keselamatannya karena terjatuh ke dalam dosa. Tetapi yang bersangkutan harus tetap tinggal di dalam kasih karunia Yesus Kristus dan tidak menyangkal Tuhan (Rom.11:22, I Kor.15:2, II Kor.6:6, II Tim.2:12, Yak.5:19, I Yoh.2:24,27, II Yoh 9).
9 Percaya bahwa ada Surga bagi orang yang bertobat serta menerima Kristus sebagai Juruselamatnya, dan ada Neraka bagi orang yang menolak anugerah Tuhan.
10 Percaya bahwa Alkitab, Kejadian 1:1 sampai Wahyu 22:21, adalah satu-satunya firman Tuhan yang tidak ada salah. Di luar Alkitab tidak ada firman Tuhan baik tertulis maupun lisan. (Verbal Plenary Inspiration dan Verbal Plenary Preservation)

11 Percaya bahwa Alkitab bersifat kanon tertutup. Kitab Wahyu 22:21 adalah firman Tuhan yang terakhir. Sesudah Wahyu 22:21 dituliskan, maka Tuhan telah menghentikan proses pewahyuan dan juga menghentikan semua karunia yang berhubungan dengan pewahyuan.
12 Percaya bahwa penafsiran Alkitab yang benar adalah literal-grammatical-historical. Penerapan cara penafsiran alegoris hanya kalau secara akal sehat cara literal-grammatical tidak mungkin diterapkan.
13 Percaya bahwa setiap orang percaya harus menggabungkan diri ke dalam salah satu gereja lokal untuk membentuk tubuh Kristus serta bertumbuh di dalam Kristus (Ef.4:11-16).
14 Percaya bahwa gereja harus terpisah total dari negara dan pemerintah dan gereja tidak boleh terlibat politik praktis (Mat.22:21).
15 Percaya bahwa gereja yang benar adalah gereja yang bersifat lokal bukan yang bersifat universal/katolik/am (Ef.1:1), dan otonomi penuh, tidak tunduk kepada kuasa apapun bahkan kuasa alam maut (Mat.16:18).
16 Percaya bahwa tubuh Tuhan Yesus itu bukan seluruh kekristenan, melainkan tiap-tiap gereja lokal (Ef.1:23).
17 Percaya bahwa hubungan satu gereja lokal dengan gereja lokal lain bukan sebagai atasan dan bawahan (vertikal) melainkan sebagai sahabat dan saudara (horisontal).
18 Percaya bahwa Tuhan hanya mendirikan gereja lokal dan gereja lokal-lah yang mendirikan yayasan, sekolah dan berbagai sarana pemberitaan Injil. Parachurch yang alkitabiah adalah yang didirikan gereja lokal serta tunduk kepada gereja lokal (Mat.16:18).
19 Percaya bahwa jabatan Nabi dan Rasul telah dihentikan sejak wahyu terakhir diberikan dan kini tinggal jabatan Penginjil, Gembala, dan Guru sebagai jabatan pengajar firman (Ef.4:11) dan Diaken sebagai jabatan pelayan jemaat (Kis.6:1 dst.).
20 Percaya bahwa wanita tidak dipanggil untuk mengajar dan memimpin laki-laki dewasa dalam jemaat (I Tim.2:12-13, I Kor.14:34), sebagaimana istri harus tunduk kepada suami dan suami harus mengasihi istri (Ef.5:22-27).
21 Percaya bahwa baptisan tidak menyelamatkan melainkan hanya salah satu upacara yang diperintahkan untuk dilaksanakan oleh gereja lokal. Dan baptisan yang benar adalah baptisan yang dilakukan terhadap orang yang sudah lahir baru (orang benar), dimasukkan ke dalam air (cara yang benar), dan oleh gereja yang benar (doktrinnya benar) (Mrk.16:16, Mat.28:19, Rom.6:3-4).
22 Percaya bahwa hanya ada dua upacara yang diperintahkan untuk dilaksanakan oleh gereja lokal (Ordonansi), yaitu upacara baptisan dan upacara perjamuan Tuhan. Kedua-duanya tidak esensi untuk keselamatan melainkan hanya untuk mengingat akan kematian dan kebangkitan Tuhan yang menyelamatkan (Mat.3:11, Mat 28:19, I Kor.11:24-25).
23 Percaya bahwa ibadah yang bersifat lahiriah dengan berbagai ritualnya telah digantikan dengan ibadah dalam roh dan kebenaran. Tidak ada simbol lahiriah dalam ibadah selain keteraturan dan kesopanan (Yoh.4:23-24, I Kor.14:40).
24 Percaya bahwa segala syair lagu pujian harus ditujukan kepada Tuhan dan sesuai dengan kebenaran Alkitab.
25 Percaya bahwa perpindahan anggota jemaat adalah cerminan kebebasan berpikir dan memutuskan.
26 Percaya bahwa anggota jemaat harus menjalani kehidupan kekristenan yang memuliakan nama Tuhan, yang sopan, teratur, dan kudus (Ibr.12:14).
27 Percaya bahwa anti-Kristus akan mempersatukan politik, ekonomi, dan agama serta menguasainya (Wah.13:11-18).
28 Percaya bahwa hari pengangkatan orang percaya (rapture) terjadi sebelum masa penganiayaan (pretribulation). Dan penampakan Kristus terjadi sebelum kerajaan seribu tahun (Premillennium).


AMSAL 23:23 Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian.

sumber: GBIA Graphe, www.graphe-ministry.org, dengan perubahan.

4 komentar:

La duren mengatakan...

Ada yesus ada bapak disurga,ada tuhan anak dan ada bapak,sebenarnya siapa yang pantas dipanggil tuhan? Bapak atau Anak.

Mohon komentar.

KRISTEN FUNDAMENTAL mengatakan...

Bapa, Yesus dan Roh Kudus SANGAT LAYAK dipanggil Tuhan, karena ketiganya adalah SATU alias ESA. Kita menyembah Bapa melalui perantaraan Anak-Nya, Yesus Kristus dengan pertolongan dari Roh Kudus.

Istilah Bapa dan Anak, perlu dimengerti tidak dalam konteks kedagingan/Jasmani, namun pada Hubungan/Relasi.

Khingcat mengatakan...

Ngaco ah doktrin Allahnya. Tuk3x....

oktaviana sidabutar mengatakan...

@khingcat someday, you will see the truth and understand :)
the time when my King come to this world