Tampilkan postingan dengan label Kreasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kreasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Februari 2012

KREASI VS EVOLUSI

Pernahkah  seseorang,  mungkin  seorang  anak,  bertanya  kepada  Anda tentang  asal  usul  dunia ini? Dari manakah asalnya manusia? Dari manakah asalnya  matahari,  bulan,  dan  bintang? Berapakah  usia  Bumi  dan  alam  semesta kita?  Barangkali  Anda  mencoba  untuk mengingat-ingat buku pelajaran di SMP dan SMA,  atau  mencoba  menggooglenya,  dan mendapatkan bahwa mayoritas besar jawaban mengandung  satu kata kunci: evolusi.

Terutama  di  kalangan  pelajar  dan perguruan tinggi, teori evolusi telah menjadi jawaban standar mengenai asal usul dunia. Dunia  sekuler,  dan  mayoritas  komunitas ilmiah,  tampaknya  sepakat bahwa  segala sesuatu di alam semesta ini telah berevolusi selama belasan milyar tahun, bahwa semua materi  semesta  dulu  termampatkan  dalam satu  titik  yang  kemudian  meledak,  dan akhirnya menjadi alam semesta yang indah ini.  Teori  evolusi  berusaha  menjelaskan bahwa (maaf!) kakek buyut dari kakek dari kakek dari...dst. kita tidak berbeda jauh dari pemeran  utama  topeng monyet  di  jalanan. Dan itu dijelaskan seolah-olah  itu adalah proses yang ilmiah dan pasti.