Sabtu, 01 Desember 2012

Berita Bulan November 2012

HUKUM SHARIA MULAI BERLAKU DI INGGRIS
Berikut ini disadur dari “Islamic Sharia Law Comes to Great Britain,” CBN News, 15 Nov. 2012: “Dirajam karena perzinahan. Potong tangan karena pencurian. Hukum mati bagi yang murtad. Dan status warga negara kelas dua bagi orang-orang Kristen dan Yahudi. Inilah kehidupan di bawah hukum sharia, sistem Islam yang dipraktekkan di negara-negara seperti Iran, Arab Saudi, dan Inggris Raya. Ya, Inggris Raya. Dilaporkan bahwa ada sekitar 85 pengadilan Sharia di Inggris aat ini, dengan hakim-hakim Islam yang memutuskan kasus-kasus yang berkisar dari masalah finansial hingga percekcokan keluarga di antara orang-orang Islam Inggris. ‘Kami menghadiri beberapa sidang dan ada sepasang hakim Islam yang duduk di atas semua yang lain,’ kata Alan Craig, yang baru-baru ini mundur sebagai pemimpin partai Christian Peoples Alliance. …Craig adalah mantan anggota dewan kota London Timur, tempat beberapa pengadilan Sharia di mana wanita-wanita menghadapi diskriminasi yang jelas. ‘Kesaksian seorang wanita hanyalah senilai setengah kesaksian seorang laki-laki.’ …Wanita-wanita Muslim di Inggris sering menghadapi intimidasi terbuka di dalam komunitas mereka untuk menyelesaikan banyak hal secara Sharia. …Banyak pengadilan Sharia yang telah muncul di beberapa kota Inggris yang memiliki populasi Muslim yang besar, termasuk Birmingham, Bradford, Manchester, dan London. Editor: Hal ini berkaitan juga dengan situasi di Indonesia, dengan beberapa daerah yang menerapkan hukum Sharia. Hal ini sebenarnya bertentangan dengan Undang-Undang Dasar RI, yang tidak memberikan status khusus kepada agama mana pun. Adanya hukum Sharia di berbagai daerah Indonesia selalu menomorduakan penduduk dengan agama non-Islam.

Selasa, 06 November 2012

Berita Bulanan Oktober 2012

TUHAN MELIHAT HATI
(Berita Mingguan GITS 6 Oktober 2012, sumber: www.wayoflife.org)
"Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."" (1 Sam 16:7). Orang-orang yang telah menghambakan diri kepada filosofi kontemporer seringkali menyalahgunakan ayat ini sebagai bukti mereka akan doktrin bahwa hal-hal yang nampak luar tidaklah penting. Khalayak ramai rock Kristen menggunakan ayat ini untuk mempertahankan kebiasaan mereka mengikuti gaya fashion dan cara hidup para rocker sekuler, misalnya memakai tato. Atau ada juga yang menggunakan ayat ini untuk mengatakan bahwa Tuhan tidak peduli dengan baju atau pakaian yang ia pakai. Tetapi 1 Samuel 16 sama sekali tidak ada hubungannya dengan pakaian. Ayat ini adalah tentang tinggi badan dan perawakan (raut wajah). Samuel berpikir bahwa Allah akan memilih Eliab sebagai raja karena penampilannya yang mengesankan, tetapi Allah memberitahunya bahwa Dia tidak memilih orang untuk pelayanan hanya karena penampilan mereka tetapi berdasarkan kondisi hati mereka. Menggunakan ayat ini untuk mendukung ide bahwa apa yang orang Kristen pakai atau bagaimana dia berpenampilan itu tidak penting, adalah tindakan mencabik ayat ini dari konteks dan membuatnya mengatakan hal yang sama sekali tidak ayat ini katakan. Bahkan sebaliknya, ayat ini mengatakan bahwa manusia melihat penampilan luar, dan oleh karena itulah bagaimana cara kita berpakaian adalah hal yang penting. Faktanya adalah bahwa laki-laki sangatlah visual dalam seksualitasnya dan tergoda secara mendalam oleh tubuh wanita, dan ini berarti cara berpakaian itu penting. Jika seorang perempuan tidak berpakaian dengan sopan dan kudus, tetapi berpakaian dalam gaya seorang pelacur untuk menekankan aset-aset fisiknya (Ams. 7:10), entahkah dengan cara memakai terlalu sedikit pakaian atau memakai pakaian yang ketat sehingga bentuk tubuhnya tergambar dengan nyata, maka dia pastinya ada andil di dalam hawa nafsu yang timbul pada seorang lelaki (Mat. 5:28). Sungguh, Tuhan melihat ke dalam hati, tetapi manusia melihat penampilan luar, jadi marilah kita memperhatikan kedua aspek ini. "Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah" (2 Kor. 7:1).

Senin, 01 Oktober 2012

Berita Bulan SEPTEMBER 2012

ALKITAB DAN MASALAH HOMOSEKSUALITAS
(Berita Mingguan GITS 29 September 2012, sumber: http://www.wayoflife.org)
Alkitab mengajarkan bahwa hubungan dan aktivitas seksual di luar ikatan kudus pernikahan adalah dosa. “Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah” (Ibr. 13:4). Sejak awal, Alkitab mendefinisikan pernikahan yang sah sebagai persatuan kudus antara satu orang lelaki dan satu orang perempuan (Kej. 2:21-25), dan Yesus menegaskan hal ini sebagai standar ilahi (Mat. 19:4-6). Karena hubungan seksual di luar penikahan adalah berdosa dan karena Alkitab tidak pernah mengesahkan pernikahan antara lelaki dengan lelaki atau perempuan dengan perempuan, jelas bahwa homoseksualitas itu dilarang. Homoseksualitas tidak pernah dibenarkan oleh Kitab Suci. Perjanjian Baru memperlakukan homoseksualitas sebagai suatu kekejian moral. Dalam Roma pasal 1, Rasul Paulus menggambarkan homoseksualitas sebagai “hawa nafsu yang memalukan” (ay. 26), “tak wajar” (ay. 26), “kemesuman” (ay. 27), “terkutuk” (ay. 28), dan “tak pantas” (ay. 28). Perikop ini memperingatkan bahwa homoseksualitas adalah hasil korupsi dari imajinasi. Ia adalah hasil dari pikiran yang terkutuk. Paulus menyinggung homoseksualitas di jemaat Korintus dengan menggunakan bahasa masa lampau – “dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu” (1 Kor. 6:11). Anggota-anggota jemaat di Korintus telah bertobat dari dosa-dosa mereka dan menjadi ciptaan baru dalam Kristus. Allah dapat dan akan menyelamatkan setiap pendosa, tetapi ia harus bertobat dari dosa-dosanya dan bukan membenarkan dosa itu, dan ketika Allah menyelamatkan, Ia mengubah (2 Korintus 5:17). Ini tidak berarti bahwa orang percaya sama sekali tidak berdosa lagi; ini berarti ia berubah dan ia menyenangi kebajikan bahkan jika dia tidak selalu memenuhi standar Allah yang kudus. Orang-orang yang percaya Alkitab sama sekali tidak homofobia dalam pengertian apapun, sama seperti mereka tidak fobia terhadap perzinahan atau pencurian atau dusta. Mereka tidak membenci homoseksual. Mereka hanya percaya bahwa Alkitab mengajarkan manusia harus bertobat dari dosa agar diselamatkan dan dapat masuk ke dalam keanggotaan jemaat. Mereka juga tahu bahwa homoseksualitas adalah jenis dosa yang spesial dalam pengertian ini adalah dosa melawan alam sendiri dan dosa yang secara khusus menyerang pernikahan alkitabiah dan oleh karena itu dapat merusak masyarakat secara unik.

Sabtu, 01 September 2012

Berita Bulan AGUSTUS 2012

Peringatan Perjalanan Misionaris Keluarga Judson
(Berita Mingguan GITS 4 Agustus 2012, sumber: http://www.wayoflife.org)
Tahun ini adalah peringatan 200 tahun keberangkatan misionaris-misionaris pertama yang dikirim dari gereja-gereja Amerika ke negara asing. Adoniram Judson dan Luther Rice diutus oleh gereja-gereja Kongregasional pada tahun 1811 dan berlayar ke India pada bulan Februari 1812. Judson baru saja menikahi Ann Hasseltine dua minggu sebelumnya. Orang tua Ann tidak akan pernah melihat putri mereka lagi, ataupun cucu-cucu yang akan dilahirkan oleh Ann, tetapi mereka menyerahkan putri mereka itu ke tangan Tuhan, apapun yang terjadi. Dalam perjalanan ke India, pasangan muda tersebut menjadi yakin melalui pembelajaran Alkitab bahwa baptisan hanyalah untuk orang percaya, bukan untuk bayi, dan melalui penyelaman, bukan pemercikan atau penuangan.

Ketika mereka tiba di Serampore, India, mereka diselamkan berdasarkan pengakuan iman mereka dalam Kristus, oleh William Ward, seorang teman sekerja William Carey. Luther Rice secara terpisah tiba pada kesimpulan yang sama dengan keluarga Judson. Dia kembali ke Amerika Serikat dan berperjalanan ke gereja-gereja Baptis untuk menantang mereka untuk bergerak demi misi dunia. Sebagai respons, gereja-gereja Baptis di Amerika membentuk sebuah lembaga misi mereka sendiri. Ayah Judson yang berusia 67 tahun mengundurkan diri dari penggembalaannya di sebuah gereja Kongregasional, dan dibaptis secara alkitabiah, bersama dengan istrinya dan putrinya (adik Adoniram), Abigail.

Jumat, 03 Agustus 2012

Berita Bulan JULI 2012

PENGADILAN JERMAN MEMUTUSKAN UNTUK MELARANG PENYUNATAN
(Berita Mingguan GITS 7 Juli 2012, sumber: http://www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari “German Court Makes Circumcision for Religious Reasons a Crime,” CNSNews.com, 27 Juni 2012: “Sebuah pengadilan Jerman telah membuat penyunatan atas anak bayi lelaki untuk alasan agamawi, sebagaimana telah dilakukan khususnya oleh orang Yahudi selama riban tahun, suatu tindakan yang menyebabkan kerusakan tubuh yang parah dan suatu tindakan kriminal, tidak peduli orang tuanya setuju atau tidak. Seorang spesialis kesehatan masyarakat yang juga adalah seorang penyunat Yahudi menyebut keputusan itu ‘tolol,’ dan mengisyaratkan pada hari Rabu bahwa sementara ‘para pemikir modern yang harus selalu tunduk kepada tuntutan politik’ tidak akan terbuka untuk diyakinkan akan nilai-nilai Yahudi, mereka seharusnya mempertimbangkan penelitian-penelitian yang menemukan berbagai keuntungan medis dari prosedur ini. Dalam sebuah keputusan yang pasti akan memicu debat panjang mengenai penyunatan, sebuah pengadilan regional di Cologne mengatakan pada hari Selasa bahwa ‘hak mendasar anak akan integritas tubuh lebih besar daripada hak mendasar dari orang tua.’ … Namun, bagi orang-orang Yahudi, penyunatan bayi-bayi lelaki pada hari ke-delapan telah menjadi poin utama iman selama 4000 tahun. Hal ini diresepkan Allah dalam Kejadian 17.”

Senin, 02 Juli 2012

Berita Bulan JUNI 2012

REMAJA INGGRIS ADA YANG SUDAH TUJUH KALI ABORSI
(Berita Mingguan GITS 2 Juni 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari LifeNews.com, 25 Mei 2012: “Angka-angka baru dari pemerintah Inggris memperlihatkan bahwa ratusan remaja di Inggris telah melakukan aborsi berulang sambil dibiayai uang pajak rakyat, dan banyak yang bahkan sebelum berumur 20 tahun. The Daily Paragraph mendapatkan angka-angka resmi NHS melalui permintaan Freedom of Information Act dan mendapatkan bahwa dua remaja putri telah melakukan aborsi mereka yang ke-tujuh pada tahun 2010, tahun terakhir yang sudah tersedia statistiknya. Ada empat lagi remaja putri yang telah melakukan enam kali aborsi atas biaya pajak rakyat. ‘Empat belas remaja putri telah melakukan aborsi lima kali pada tahun 2010, 57 remaja telah menghentikan kehamilan untuk kali keempat, dan 485 wanita di bawah 19 tahun telah menjalani prosedur tersebut untuk kali ketiga,’ demikian diindikasikan oleh koran tersebut. Dari laporannya: ‘Dari statistik aborsi yang dilakukan pada remaja putri pada tahun 2010, lebih dari 5300 adalah atas remaja yang telah melakukan minimal satu kali penghentian kehamilan sebelumnya. Dari 189.574 aborsi yang dilakukan pada tahun 2010 oleh wanita-wanita di segala jenjang umur, lebih dari 64.300 adalah atas para wanita yang pernah melakukan aborsi sebelumnya di masa lampau.”

Sabtu, 30 Juni 2012

Jadwal Acara Juni-Desember 2012

Cakka.web.id – Berbagai kegiatan di tahun 2012 yang dapat anda ikuti berupa seminar pembelajaran alkitab, tur persahabatan (wisata bersama Graphe Ministry), kebaktian khusus dan jadwal kegiatan perkuliahan di STT GITS.
Beberapa acara ini dapat anda ikuti secara gratis maupun berbayar. Untuk informasinya anda dapat menghubungi pihak Graphe Ministry di nomor telpon (021) 6471 4156 atau kontak yang telah dicantumkan.
Berikut ini jadwal kegiatan yang berlangsung di tahun 2012.
Jumat 1 Juni, Seminar Pembelajaran Alkitab Akhir Zaman (Eskatologi).
Pkl 14.00-20.00 WIB, Lokasi acara: PETRA SQUARE APARTMENT & ARCADE – Jl. SIWALANKERTO 146-148, Info: 0818 46 1116 / 0821 241 987 97
Minggu 17 Juni, Peringatan hari ayah.
Minggu 24 Juni, HUT GBIA Graphe & Perayaan Natal Kristus.
Jumat 20 Juli, Tur Persahabatan.
Jumat – Sabtu 20-21 Juli, Seminar: Menjernihkan Topik-Topik Kontroversial di dalam Kekristenan
Lokasi: Hotel MAYA, Jl. Sumatera No. 31, Kupang
Informasi: Contact person: Ev. Dance Suat (0821-24198797); Ev. Bernabas Nubatonis (0812-88437150)
Rabu-Kamis 25-26 Juli, Seminar di Halmahera oleh Dr. Suhento Liauw
Sabtu 4 Agustus, Pembukaan RITS (Remnant International Theological Seminary), Ambawang, Kal-Bar
Jumat-Sabtu, 10-11 Agustus, Seminar PETA GARIS ZAMAN oleh Ev. Rian Basuki (GBIA Semarang) dan Ev. Teguh Sujarwo (GBIA Jogja) dan Seminar Keluarga Kristen Alkitabiah oleh Gmb. Alki Tombuku (GBIA Depok)
Sabtu 11 Agustus, Kebaktian pembukaan tahun ajaran baru GITS. Kelas dimulai 13 Agustus 2012.
Senin-Rabu 20-22 Agustus, Kongres Baptist History Conference
Rabu 22 Agustus, Wisuda GITS ke 16 dan pengutusan.
Jumat 26 Oktober, Seminar Doktrin Keselamatan Alkitabiah oleh Dr. Suhento Liauw
Kamis 15 November, Seminar Doktrin Gereja Alkitabiah oleh Dr. Suhento Liauw
Sabtu 15 Desember, Kebaktian Tutup Semester GITS
Selasa 25 Desember, Family Day
Senin 31 Desember, Acara Tutup Tahun 2012

Kamis, 28 Juni 2012

Seminar 16 JAM: Menjernihkan Topik-Topik Kontroversial di dalam Kekristenan



Seminar 16 JAM: Menjernihkan Topik-Topik Kontroversial di dalam Kekristenan
Pembicara: Suhento Liauw, D.R.E., Th.D (Rektor GITS)

Jumat-Sabtu, 20-21 Juli 2012
Pkl 08.00-16.00 WIT
Tempat: Hotel Maya. Jl. Sumatera no. 31 KUPANG
Kontribusi peserta : Rp. 20.000,- (sbg bukti keseriusan ikut)
Daftarkan Segera dengan cara sms ke

Ev. Dance Suat (0821.2419.8797)
Ev. Bernabas Nubatonis (0812.8843.7150)

Ibu Lie Lin (0816.140.2354)

Pendaftaran ditutup tanggal 18 Juli 2012 (kapasitas tempat 200 orang saja)

Disediakan Makan Siang (Lunch) + Snack
Penyelenggara: STT GRAPHE, Jakarta Utara

Garis Besar pembahasan:
Nama Allah itu YAHWEH atau JEHOVAH? Bolehkan memakai kata Allah? Masuk Sorga karena dipilih atau beriman? Bagaimana nasib bayi dan yang lahir cacat mental? Benarkah Setiap orang telah dipredestinasikan masuk Sorga atau Neraka? Apakah akibat orang kristen yang jatuh ke dalam dosa? Apakah Alkitab satu-satunya firman Allah? Apakah masih ada Alkitab bahasa asli? Tahukah anda apa perbedaan antara kitab bahasa asli Textus Receptus dengan Critical Text? Mengapa bisa ada banyak versi Alkitab terjemahan? Mengapa tulisan Paulus kok bisa jadi firman Allah? Mengapa ada ayat yang diberi tanda kurung? Siapakah yang memasang pasal dan ayat pada Alkitab kita? Masih bolehkah percaya mimpi setelah Alkitab selesai? Masih adakah penglihatan dari Allah? Apakah Karunia berbahasa lidah/roh, menafsirkan bahasa lidah, karunia bernubuat, karunia berkata-kata dengan pengetahuan, jabatan Nabi dan Rasul masih ada? Apa itu Gereja Lokal dan Gereja Universal? Bolehkan wanita menjadi Gembala/Pendeta? Bolehkah kita percaya, ketika orang berkata bahwa ia bertemu malaikat atau Tuhan Yesus? Masih adakah mujizat dan kuasa melakukan Mujizat? Bolehkah kita berdoa untuk orang yang sedang sakit? Tentu banyak lagi hal tentang Alkitab, dan konsekuensi terselesaikannya penulisan Alkitab. Selama 16 jam anda akan dibuat mengerti akan Kebenaran-Kebenaran Alkitab dan Anda bebas bertanya jawab sepuasnya!

Senin, 25 Juni 2012

Berita Bulan MEI 2012


YESUS YANG TIDAK DIKENAL PARA INJILI
(Berita Mingguan GITS 05 Mei 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Sebuah laporan yang baru-baru ini ditulis oleh tiga pemimpin Injili menyingkapkan suatu fakta yang menakutkan: Mereka tidak mengenal Yesus yang ada dalam Alkitab. Laporan itu berjudul "Name-calling is rhetorical pornography" ("Saling mengejek adalah pornografi rohani") oleh Jim Daly, presiden dari Focus on the Family, Russell More, dekan fakultas Theologi di Southern Baptist Theological Seminary, dan Samuel Rodriguez, presiden dari National Hispanic Christian Leadership Conference. Thesis dari laporan ini adalah bahwa orang-orang Kristen tidak pernah boleh menggunakan "istilah-istilah yang merendahkan terhadap manusia lainnya" atau "gambaran yang mengecilkan terhadap mereka yang tidak seiman dengan kita" karena Yesus, katanya, tidak melakukan hal-hal ini, dan melakukannya berarti "menyangkal kemanusiaan dan kehormatan setiap individu" ("Name-calling," CNN Belief Blog, 26 April 2012). Laporan itu mengatakan bahwa Kristus "memiliki kasih yang sama banyak dalam hatiNya terhadap aktivis homoseksual, imigran gelap, dan atheis" dengan terhadap orang percaya. Pernyataan itu benar dalam pengertian bahwa Allah mengasihi seluruh dunia dan Yesus mati sehingga semua orang berdosa dapat diselamatkan, tetapi tidak berarti bahwa Yesus memperlakukan semua orang secara sama atau bahwa Dia tidak pernah memakai istilah-istilah yang keras dan menegur dan "merendahkan." Dia menyebut orang-orang Yahudi di zamanNya "angkatan yang jahat dan tidak setia" (Mat. 16:4). Ia menyebut orang-orang Yahudi "jahat" (Luk. 11:13) dan Herodes sebagai "serigala itu" (Luk. 13:32) dan orang-orang Farisi sebagai pemimpin-pemimpin buta, orang-orang bodoh, orang-orang munafik, kuburan yang dilabur putih, ular-ular, dan ular beludak (Mat. 23:16-23). Ia menyebut orang-orang tertentu serigala berbulu domba dan serigala buas (Mat. 7:15). Dia mengkategorikan sebagian orang sebagai anjing dan babi (Mat. 7:6). Dia mengucapkan kutuk yang kekal atas penduduk Khorazim dan Betsaida dan Kapernaum (Mat. 11:20-24). Ia memandang orang-orang di sinagog Kapernaum dengan amarah karena kekerasan hati mereka (Mar. 3:5). Di manakah Kristus YANG INI dalam dunia Injili hari ini? Sebaliknya, mereka percaya kepada suatu kristus yang telah mereka buat sesuai dengan gambar dan rupa mereka sendiri, kristus yang selalu menjunjung harga diri orang, kristus lembek yang tidak menegur orang berdosa dengan jelas dan tidak melemparkan orang-orang tidak percaya ke dalam neraka. Saya tidak dapat mengingat satu pemimpin Injili yang prominen yang mengikuti contoh Yesus dalam teks-teks di atas. Kristus yang demikian bahkan tidak eksis dalam pikiran mereka. Tidak heran buku yang kacau seperti The Shack bisa sedemikian berpengaruh bagi generasi ini.

Kamis, 21 Juni 2012

Berita Bulan APRIL 2012

MAJALAH NEWSWEEK MENAMPILKAN YESUS HIPSTER GAYA AMERIKA
(Berita Mingguan GITS 7 April 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Halaman depan Newsweek untuk tanggal 9 April menampilkan seorang “Yesus yang hipster berambut panjang” sedang berpose di Times Square, New York City. Artikel utamanya diberi judul “Forget the Church: Follow Jesus” (Lupakan Gereja: Ikuti Yesus), dan inilah yang dilakukan oleh kebanyakan orang yang mengaku “Kristen” hari ini. Mereka berkata mengasihi “Yesus,” tetapi yang mereka maksudkan adalah “Yesus” yang cool, tidak menghakimi, suka berpesta, gaya The Shack. Ini adalah Yesus versi emerging church: Yesus yang dibandingkan dengan Elvis, yang suka rock ‘n roll, yang akan minum bir bersama anda, dan yang akan ikut berpesta. Ini adalah “Yesus” yang dapat anda nyanyikan di American Idol dan tetap dipuji oleh para juri yang membenci Allah. Bahkan jika sebagian mereka ini tidak sama sekali melupakan gereja, gereja yang mereka ikuti bukanlah suatu tempat kekudusan dan yang menyerukan takut akan Allah sebagai teguran bagi generasi ini. Gereja yang mereka senangi adalah suatu tempat hipster yang nge-rock dan tidak dapat dibedakan lagi dengan budaya pop dunia, dan semua orang senang dengan kondisi itu. “Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya. Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan YESUS YANG LAIN dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang laindari pada yang telah kamu terima” (2 Kor. 11:3-4).

Sabtu, 16 Juni 2012

Berita Bulan Maret 2012


SWEDIA BERADA DI GARIS DEPAN EKONOMI TANPA UANG
(Berita Mingguan GITS 31 Maret 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Swedia berada di garis depan gerakan menuju ekonomi yang tidak memakai uang kertas lagi. “Dalam kebanyakan kota-kota Swedia, bus umum tidak lagi menerima uang kontan; tiket semuanya bersifat pra-bayar atau dibeli melalui pesan handphone. Sejumlah kecil bisnis, yang jumlahnya semakin bertambah, hanya mau dibayar dengan kartu, dan sebagian kantor bank – yang mendapatkan keuntungan dari transaksi elektronik – telah sama sekali berhenti melayani transaksi uang kontan. ‘Ada kota-kota di mana sama sekali tidak mungkin lagi untuk masuk ke bank dan menggunakan uang kontan,’ demikian keluh Curt Persson, ketua dari Organisasi Pensiunan Nasional Swedia. …Menurunnya pemakaian uang kontan dapat terlihat bahkan di tempat-tempat agama, seperti Gereja Carl Gustaf di Karlshamn, Swedia selatan, di mana Vicar Johan Tyrberg baru-baru ini memasang alat gesek kartu supaya umat yang datang lebih mudah memberikan persembahan. …Tidaklah mengherankan bahwa Swedia dan negara-negara sekitarnya ada di garis depan perkembangan ini, mengingat masyarakat mereka sangat menekankan teknologi dan inovasi. Untuk tahun kedua berturut-turut, Swedia masuk urutan pertama dalam Laporan Teknologi Informasi Global yang dikeluarkan oleh Forum Ekonomi Dunia pada bulan Januari (“Sweden Moving Towards,” CBS News, 18 Maret 2012). Panggungnya sudah dipersiapkan bagi Antikritus untuk muncul ketika karya Tuhan bagi zaman gereja ini selesai, dan Dia akan mengizinkan rahasia kedurhakaan untuk melanjutkan kejahatannya, dan alasan Allah masih menunda ini semua adalah karena Ia mengasihi manusia dan terus menawarkan keselamatan. Sobat Kristen, apakah kamu sedang sibuk bekerja bagi Tuhan pada hari penuaian Allah ini? ”Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan” (2 Tes. 2:7). “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” (2 Pet. 3:9).

Senin, 11 Juni 2012

Berita Bulan FEBRUARI 2012

ANJURAN PRINSIP TENTANG MUSIK GEREJA
(Berita Mingguan GITS 25 Februari 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Baru-baru ini kami menerima permintaan berikut: “Ayah saya meminta saya untuk menulisimu dan meminta jika kamu punya suatu pernyataan tentang standar musik yang dapat kami pakai dalam merancang undang-undang dasar gereja kami. Musik telah menjadi topik yang sedemikian besar di zaman ini sehingga ia merasa, sebagai gembala sidang senior, bahwa kami memerlukan suatu pernyataan yang jelas dan bersifat prinsipil dalam undang-undang kami.” Saya (Dr. Cloud) mengirimkan yang berikut ini, yang adalah revisi dari pernyataan yang kami pakai dalam gereja-gereja kami di Asia Selatan: 1. Musik gereja haruslah mengajarkan doktrin yang benar (Kol. 3:16). Kata-kata dalam lagu-lagu haruslah benar dan sesuai dengan pengajaran Alkitab. Kebanyakan Musik Kristen Kontemporer (MKK atau CCM) tidak dapat diterima karena mengekspresikan filosofi ekumenis kharismatik atau menyampaikan pesan yang tidak jelas yang tidak memiliki kekuatan atau kejelasan doktrin. 2. Musik gereja harulah kudus atau terpisah dari dunia (Ef. 5:19; Rom. 12:2; 1 Yoh. 2:15-16). Ini berarti bahwa musik gereja tidak akan terdengar seperti musik populer yang dimainkan di radio atau musik yang dunia pakai untuk menari dan minum-minum dan berpesta. Musik gereja kita tidak akan memakai backbeat atau bentuk-bentuk lain sinkopasi dansa, karena hal-hal ini telah selalu diasosiasikan dengan sensualitas dan telah menjadi bagian yang sexy dalam musik pop. Kami percaya bahwa tidaklah bijak untuk memakai drum (kecuali dalam orkestra) dan gitar listrik dalam musik gereja, karena alat-alat musik ini mudah sekali dipakai dalam gaya musik pop. 3. Musik gereja tidak boleh meminjam dari dunia musik kontemporer Kristen, karena musik kontemporer Kristen adalah salah satu bahan baku pembangunan gereja esa sedunia yang sesat dan adalah perwakilan dari suatu roh yang asing (1 Kor. 10:21; Ef. 5:11; 2 Tim. 3:5; Wah. 18:4). Hal ini nyata dari pemeriksaan terhadap sejarah musik ini dan juga kehidupan dan kepercayaan para musisi kontemporer seperti yang sudah kami lakukan dalam buku Directory of Contemporary Worship Musicians. 4. Musik gereja tidak boleh didesain untuk menghasilkan suatu pengalaman mistik gaya kharismatik (1 Pet. 5:8). Tujuan dari musik kharismatik adalah menghasilkan suatu penyembahan yang berlandaskan pada pengalaman subjektif dan untuk mencapai ini para “penyembah” kontemporer menggunakan musik dengan ritme dansa yang kuat, urutan-urutan chord yang tidak genap, pengulangan musik berkali-kali, dan modulasi elektrik sehingga orang-orang dapat terbawa oleh musik secara emosional. Alkitab memberitahu kita untuk tetap waspada dan tidak membiarkan apapun mengikat hati kita selain Allah dan FirmanNya. Kita tidak boleh membuka diri secara sembarangan kepada pengalaman apapun tetapi harus terus menguji segala sesuatu dengan standar Kebenaran Allah yang absolut (1 Tesalonika 5:21).

Kamis, 31 Mei 2012

USIA BUMI

Salah satu topik yang menjadi perdebatan besar antara orang percaya dengan kaum evolusionis adalah perihal usia Bumi. Dalam konsep evolusi, Bumi sudah sangat tua, hipotesis terakhir memperkirakan sekitar 4,5 milyar tahun. Tentunya hipotesis ini dipresentasikan sebagai kebenaran absolut kepada seluruh dunia, sehingga anak-anak dibesarkan di sekolah dengan asumsi bahwa ini adalah suatu fakta yang tak terbantahkan. Banyak orang Kristen yang menyerah kepada pemikiran seperti ini dan menerima bahwa usia Bumi sangat tua, dan mereka mencari jutaan/milyaran tahun itu dalam Alkitab dan memunculkan berbagai kompromi, sebagaimana telah dibahas di artikel sebelumnya. Sebaliknya, orang-orang lahir baru yang berpegang kepada Alkitab sebagai kebenaran, dan yakin bahwa Allah Pencipta langit dan bumi jauh lebih tahu usia Bumi daripada orang-orang US yang bahkan tidak mau mengakui eksistensiNya, melihat bahwa pembacaan Alkitab yang tidak bias akan menuntun kepada kesimpulan Bumi yang muda – bukan jutaan atau bahkan milyaran tahun, melainkan ribuan tahun.
Sebagai ilustrasi tentang perbedaan pandangan ini, bisa diambil contoh dinosaurus. Orang-orang yang percaya penciptaan Alkitabiah (dan bahwa Bumi ini muda) percaya bahwa manusia dan dinosaurus pernah hidup bersama. Orang-orang yang percaya evolusi, atau bahkan orang-orang yang percaya penciptaan tetapi berkompromi (dan percaya bumi ini tua) akan syok mendengar pandangan seperti itu. Tetapi permasalahannya sederhana. Siapakah yang paling tahu? Tuhan tentunya! Dan, Tuhan telah memberi tahu manusia, bahwa Dia menciptakan semua binatang darat padahari keenam. Dinosaurus termasuk binatang darat, jadi dinosaurus diciptakan pada hari keenam. Adam dan Hawa, manusia pertama, juga diciptakan pada hari keenam. Jadi, manusia bukan hanya pernah hidup bersama dengan dinosaurus, kedua makhluk ini bahkan diciptakan pada hari yang sama! Kitab Ayub bahkan menggambarkan beberapa dinosaurus, yang salah diterjemahkan oleh LAI menjadi “kuda nil” dan “buaya” (seharusnya tetap memakai bahasa asli behemoth dan lewiathan).

Sabtu, 28 April 2012

Info SEMINAR-SEMINAR KRISTEN GRATIS April-Juni 2012 di Berbagai Kota

SEMINAR-SEMINAR yang bisa anda ikuti secara GRATIS: 
Tanggal 27 & 28 April Dr. Suhento Liauw, Th.D akan seminar ke Halmahera,
dan tgl. 30 April dan 1 Mei 2012 di Manado, Daftarkan diri Anda dalam seminar yg sangat fenomenal dan pertama
di Kota Manado.
Tema: “Menjernihkan Pemakaian Nama Sang Pencipta & Meluruskan Ajaran-Ajaran Utama Kekristenan yg telah menyimpang.”
Waktu: Senin-Selasa, 30 April-01 Mei, mulai pukul 9.00 s/d 15.00.
Pembicara: Dr. Suhento Liauw, D.R.E., Th.D.
Tempat: Tribun Sayang-Sayang Patongkaan, Kec. Talawaang. Pendaftaran Gratis: Pdt. Serfius. Hp. 085298552051. Tuhan Yesus memberkati
serta tgl. 3-4 Mei di Sanger. 
Untuk informasi mengenai seminar di Halmahera bisa dengan Bpk Oktofianus 0813-9920-1522, yang di Manado dengan Ev. Jonny Tumakaka 0852-4516-3658 dan Bpk Zerfius 0852-9855-2051 sedangkan yang di Sanger bisa dengan Bpk Alfred Tatuhas 0812-1047-4446 dan Bpk Zerfius 0852-9855-2051.
Kemudian pada akhir bukan Mei yaitu tgl 19 Mei juga akan seminar di Pematang Siantar, informasi dengan Ev. Are Laia, HP 0852-7562-6160. Sedangkan tanggal 22-23 Mei 2012 akan seminar di Gunung Sitoli, Nias. Untuk informasi silakan hubungi Ev. Amosi Daeli 0813-1956-4140 atau Sdr. Deniasa Zebua 0813-8754-0728.
Bulan Juni tanggal 1 Juni, hari Jumat, Seminar Akhir Zaman di PETRA Square Surabaya.Daftar GRATIS hubungi efan (0818.46.111.6).
Seminar Doktrin Musik Gereja Alkitabiah, Sabtu 19 Mei 2012 di GBIA Graphe Sunter Jakarta oleh Dr. Steven E. Liauw, Th.D dan Andrew Liauw, M.Thhttp://www.graphe-ministry.org
Bagi Bpk/ibu/sdr/i yang ingin mengundang beliau-beliau menjadi pembicara Seminar dan khotbah di gereja atau tempat anda, hubungi 021-6471-4156 atau 021-6471-4540

Jumat, 09 Maret 2012

Pengamatan-Pengamatan Pertobatan dan Kerasulan PAULUS

BAB 17 
PENGAMATAN-PENGAMATAN KONVERSI DAN KERASULAN PAULUS

Oleh LORD LYTTELTON
Dianalisa dan dipersingkat oleh J.L. Campbell, D.D.
Cambridge, Massachusetts

Maksud dari dokumen ini ialah untuk menyajikan dalam bentuk dipersingkat argumentasi yang terkenal oleh Lord Lyttelton dalam pembelaan agama Kristiani berdasarkan konversi/pertobatan Rasul Paulus. Sepatah kata mengenai orangnya sendiri dan mengenai keadaan-keadaan menarik dalam mana risalah ini dibuat akan mengantar pokok persoalan ini.

George Lyttelton dilahirkan di Hagley, Worcestershire, England, pada 17 Januari, 1709 dan meninggal pada Selasa pagi, 22 Agustus 1773, pada usia 64 tahun. Ia adalah anggota sebuah “keluarga keturunan tua dan terhormat, dan baik-baik, yang telah tinggal di tempat yang sama selama berabad-abad”.  Terdidik di Eton dan Oxford, dan segera menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat, “dan bertahun-tahun lamanya nama George Lyttelton terlihat di setiap berita tentang setiap perdebatan di House of Commons”.  Dari sini ia berhasil melangkah maju ke posisi Lord Commissioner of the Treasury, dan Chancellor of the Exchequer, setelah mana ia di angkat masuk ke dalam kebangsawanan. Ia juga adalah seorang sastrawan, dan tahun2 terakhirnya hampir seluruhnya diabdikannya kepada pengejaran kesusastraan.

Selain syair2 ia menulis juga prosa dan Dr. Samual Johnson telah memberi kita biografinya di dalam buku beliau : ”Lives of the Poets”. Di luar buku-bukunya yang terdiri dari sembilan jilid octavo, “Memoirs and Correspondence”-nya  menambahkan lagi 2 jilid yang disusun dan diedit oleh Robert Phillimore pada tahun 1845.  

Jumat, 02 Maret 2012

KITAB APAKAH YANG BENAR-BENAR FIRMAN ALLAH?


Hal yang paling bijak dalam kehidupan manusia ialah pengakuan akan keberadaan Allah Sang Pencipta. Namun pengakuan ini tidak membuahkan apapun yang indah jika tidak diikuti dengan penemuan akan firmanNya. Tahu ada Pencipta, namun tidak mendapatkan petunjukNya atas kehidupan serta jalan menuju Sorga, adalah pencapaian yang tidak membawa kesimpulan.

Salomo berkata dalam kitab Amsal 14:12, “Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.” Betul sekali karena kini kita tahu bahwa ada lebih dari satu kitab mengklaim dirinya firman Allah, sementara isi satu dengan yang lain saling bertentangan. Dengan hanya bermodalkan sedikit kecerdasan seseorang langsung dapat menyimpulkan bahwa tidak mungkin dari satu-satunya Pencipta turun firman yang berbeda-beda.

Kesimpulan akal sehat adalah salah satunya adalah firman Allah. Karena jika semuanya bukan firman Allah akan berarti Allah tidak mampu berfirman, dan ujungnya bisa disimpulkan tidak ada Allah. Lalu kalau semuanya firman Allah dan saling bertentangan, itu hal yang mustahil. Maka tinggal satu kemungkinan yaitu salah satunya adalah firman Allah.

Selasa, 28 Februari 2012

Apakah Benar Ada Tuhan?


GRAPHE - Sesungguhnya pertanyaan di atas sangat tidak patut. Karena jika kita bertanya, apakah orang yang bernama Bill Gates itu ada? Semua orang yang memakai produk Windows akan tertawa bahkan mungkin ada yang marah serta memaki yang bertanya, bodoh! Apakah orang yang bernama Steve Jobs itu ada? Dari produk Apple sudah membuktikan bahwa ia ada.

Bayangkan kalau kita mempertanyakan keberadaan pribadi yang menciptakan segala sesuatu yang jauh lebih canggih dari Windows dan Apple. Seekor cecak jelas jauh lebih rumit daripada iPad dan iphone manapun. Dengan kakinya yang jika dibesarkan ribuan kali akan terlihat memiliki semacam penyedot kaca sehingga cecak bisa berjalan terbalik tidak jatuh. Manusia bernafas dengan paru-paru dan ikan bisa menyaring oksigen dengan insangnya.

Jumat, 24 Februari 2012

Harold Ockenga dan Gerakan Injili Yang Dia Mulai

OCKENGA ADALAH PENDIRI GERAKAN INJILI BARU (NEW EVANGELICAL) DAN MENYATAKAN BAHWA GERAKAN TERSEBUT MENOLAK SEPARASI
Sumber: David Cloud, Way of Life
Harold Ockenga (1905-85) mungkin adalah pemimpin Injli yang paling berpengaruh di abad ke-20. Dia adalah gembala sidang dari Gereja Park Street yang prominen di Boston, pendiri dari National Association of Evangelicals, sesama pendiri dan juga presiden pertama dari Fuller Theological Seminary, presiden pertama dari World Evangelical Fellowship, presiden dari Gordon College, dan Gordon-Conwell Theological Seminary, seorang direktur dalam Billy Graham Evangelistic Association, dan ketua dewan direksi sekaligus pernah menjadi editor majalah Christianity Today.
Pada tahun 1950an Ockenga membantu menciptakan gerakan Injili Baru yang menolak separasi dan membidik filosofi yang lebih positif dan pragmatis, berlawanan dengan “negativisme” dan “isolasi” yang terdapat dalam fundamentalisme.
Dalam sebuah pidato yang dia sampaikan tahun 1947 pada saat pendirian Fuller Seminary, Ockenga berkata: “Kita menolak gerakan ‘Keluarlah dari sana’ [Editor: seruan separasi fundamentalis] yang memvonis semua denominasi sebagai sesat. Kita berharap untuk positif dalam penekanan kita, kecuali di tempat-tempat kesalahan sudah sedemikian rupa sehingga kita harus membongkarnya untuk dapat menyatakan kebenaran. Penekanan positif ini akan didasarkan pada doktrin Kalvinisme rendah yang luas” (hal. 176).

Senin, 20 Februari 2012

Apakah Seseorang Yang Sudah Diselamatkan Dapat Meninggalkan Iman dan Terhilang

Apakah Seseorang Yang Sudah Diselamatkan Dapat Meninggalkan Iman dan Terhilang

Ini adalah sebuah topik yang diperdebatkan dengan sengit dalam kalangan orang Kristen. Maka tidak mengherankan bahwa masing-masing pandangan memiliki pendukung setia, dan diskusi biasanya berlangsung dengan semangat dan berapi-api. Namun demikian, kita harus selalu mengingat bahwa yang kita cari adalah kebenaran, bukan sekedar suatu cara untuk mempertahankan pendapat atau doktrin kita.
Seharusnya kita sebagai orang percaya selalu menjadi hamba kebenaran, sebagaimana Paulus katakan: “Karena kami tidak dapat berbuat apa-apa melawan kebenaran; yang dapat kami perbuat ialah untuk kebenaran” (2 Kor. 13:8). Jika anda hanya mencari cara untuk membenarkan apa yang anda selama ini percayai, atau apa yang diajarkan pada anda, maka mata anda tidak akan pernah terbuka. Saya sendiri pernah diajar dan pernah percaya bahwa “sekali diselamatkan, kamu tidak bisa meninggalkan iman.” Saya berusaha untuk mempertahankan ajaran ini mati-matian, sampai akhirnya saya tidak dapat lagi menutup mata pada banyaknya bukti Alkitab bahwa hal tersebut tidak benar. Nah, berikut ini adalah rangkuman dari penyelidikan saya mengenai topik ini, dari Alkitab.
Pertama-tama, marilah kita memperhatikan beberapa hal mendasar mengenai keselamatan. Saya akan paparkan ini dalam bentuk poin-poin, dan setiap poin akan membangun di atas poin sebelumnya, sehingga kebenaran tentang hal ini dipaparkan bukan saja secara Alkitabiah, tetapi juga sistematis.

Kamis, 16 Februari 2012

Kehidupan Nikah di Akhir Zaman


TAHUN 2000…………….2012…. dst….

Kemajuan teknologi yang pesat mewarnai hari-hari yang akan datang dan itu menggembirakan sebab membawa banyak faedah bagi umat manusia. Tetapi selain itu di hari-hari yang akan datang itu kita juga melihat dosa bertambah-tambah di mana-mana dengan luar biasa, sehingga banyak kehidupan terluka dan rusak, bahkan banyak yang hancur total.  Kemajuan teknologi tidak dapat menghentikan pertumbuhan dosa yang sangat merusak ini.  Tidak ada yang dapat menghentikan nafsu-nafsu  jahat dan kotor di dalam hati manusia, bahkan justru kemajuan teknologi itu mempercepat laju kebejatan manusia.
Misalnya: Alat-alat KB dengan teknologi modern yang canggih itu menolong banyak umat manusia; tetapi yang rusak moralnya, yang berkeras hati dalam perbuatan-perbuatan dosanya, itu tambah “aman” dengan segala hasil teknologi yang canggih ini sehingga makin ganas, liar menjadi-jadi dan baru sadar sesudah kena …. AIDS!

NUBUAT ALKITAB

Apakah Allah sudah mengetahui perkembangan ini semua?  Bahkan apakah Allah tahu bagaimana bentuk kehidupan manusia dalam hari-hari yang akan datang ini?

Minggu, 12 Februari 2012

KREASI VS EVOLUSI

Pernahkah  seseorang,  mungkin  seorang  anak,  bertanya  kepada  Anda tentang  asal  usul  dunia ini? Dari manakah asalnya manusia? Dari manakah asalnya  matahari,  bulan,  dan  bintang? Berapakah  usia  Bumi  dan  alam  semesta kita?  Barangkali  Anda  mencoba  untuk mengingat-ingat buku pelajaran di SMP dan SMA,  atau  mencoba  menggooglenya,  dan mendapatkan bahwa mayoritas besar jawaban mengandung  satu kata kunci: evolusi.

Terutama  di  kalangan  pelajar  dan perguruan tinggi, teori evolusi telah menjadi jawaban standar mengenai asal usul dunia. Dunia  sekuler,  dan  mayoritas  komunitas ilmiah,  tampaknya  sepakat bahwa  segala sesuatu di alam semesta ini telah berevolusi selama belasan milyar tahun, bahwa semua materi  semesta  dulu  termampatkan  dalam satu  titik  yang  kemudian  meledak,  dan akhirnya menjadi alam semesta yang indah ini.  Teori  evolusi  berusaha  menjelaskan bahwa (maaf!) kakek buyut dari kakek dari kakek dari...dst. kita tidak berbeda jauh dari pemeran  utama  topeng monyet  di  jalanan. Dan itu dijelaskan seolah-olah  itu adalah proses yang ilmiah dan pasti. 

Rabu, 08 Februari 2012

Berita Bulan JANUARI 2012

ATHEIS SEMENTARA YANG KASIHAN
(Berita Mingguan GITS 07 Januari 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Berikut ini ditulis oleh Gembala Buddy Smith, Malenda, Queensland, Australia – “Christopher Hitchens, salah satu atheis yang paling militan di generasi kita baru-baru ini meninggal. Satu orang lagi atheis sementara yang kasihan. Perlu ada orang yang memberitahu kepada kalangan orang-orang tidak percaya modern bahwa tidak ada atheis di dalam pekuburan. Mengapa? Karena apapun pandanganmu, atheis akan hilang setelah mereka mati. Perhatikan pandangan Kristen tentang kematian seorang atheis. Menurut Alkitab, atheis akan pergi ke neraka setelah mereka meninggal, disiksa dalam penghakiman sambil menunggu pengadilan Aras Putih dan Lautan Api. Di neraka, sang atheis sudah mengetahui bahwa Allah Alkitab adalah nyata dan dia bertanggung jawab kepadaNya atas penolakannya terhadap Kristus. Seseorang yang mengetahui bahwa Allah telah menaruh dia di neraka karena dosa-dosanya, bukan lagi seorang atheis. Bisa jadi dia masih membenci Allah dan mengumpatNya, tetapi dia tidak bisa lagi menolak eksistensi Allah! Tidak ada atheis di neraka.

Minggu, 15 Januari 2012

Berita Bulan DESEMBER 2011

VATIKAN MENYERUKAN SATU PEMERINTAHAN DUNIA
(Berita Mingguan GITS 24 Desember 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari "The Vatican and the New World Order," Herescope, 17 Nov. 2011: "Alkitab memberikan gambaran yang jelas tentang peristiwa-peristiwa besar yang akan terjadi menjelang kedatangan kembali Tuhan Yesus Kristus ke bumi. Walaupun ada banyak detil-detil yang bisa jadi sulit ditafsirkan, peristiwa-peristiwa besar ekonomi, politik, dan agamawi cukup jelas dalam Wahyu pasal 13, 17, dan 18. ...Orang-orang yang mengikuti hal-hal yang terjadi di dunia ini sadar bahwa ada semakin banyak pemimpin yang mendukung ide tentang suatu ekonomi global. Yang paling signifikan adalah G20, yang dalam tahun-tahun belakangan ini membuat beberapa pernyataan untuk mendukung ekonomi seperti itu. Tetapi pernyataan yang paling mengagetkan adalah yang dibuat dalam sebuah 'laporan' setebal 41 halaman oleh Vatican's Pontifical Council for Justice and Peace, yang dipublikasikan dalam beberapa bahasa pada tanggal 24 Oktober 2011. Berbicara atas nama Paus Ratzinger, dokumen yang ditulis oleh Konsil tersebut penuh dengan bahasa hukum yang sulit dimengerti, tetapi ini adalah dokumen yang sangat luar biasa. Dokumen ini luar biasa karena hampir kata-per-kata membenarkan nubuat dalam Wahyu 13, 17, dan 18, dan menempatkan Roma di tengah panggung nubuat! ...pertengahan kedua dari dokumen ini menyerukan adanya sebuah pemerintahan yang mendunia (poin 3) dan suatu sistem finansial yang mendunia (poin 4)! Kalau kami tidak membaca dan mempelajari sendiri dokumen ini, kami tentunya tidak akan percaya apa yang tertulis di dalamnya. ...Dokumen ini mengutip beberapa Paus yang belum lama meninggal untuk memperlihatkan bahwa dukungan bagi seorang penguasa dunia tunggal sudah menjadi bagian dan filosofi Roma sejak dulu. Misalnya, Yohanes XXIII (1881-1963) '...juga menyatakan harapan bahwa suatu hari seorang otoritas politik dunia yang sejati akan muncul.' ...Dokumen ini melanjutkan dengan berkata bahwa hari ini, pengajaran tersebut (tentang pemerintahan dunia yang tunggal) 'bahkan lebih penting lagi dan harus diimplementasi secara urgen.' ...Dokumen ini membicarakan perlunya semua negara menjadi bagian dari sistem tersebut dan bahwa tidak boleh ada yang terkecuali: '...Otoritas dunia harus secara konsisten melingkupi semua manusia...' Wahyu 13:7 berbunyi, "dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa." Dokumen mengatakan bahwa kebijaksanaan yand dibuat harus mengikat bagi semua orang dan bahwa sang Otoritas harus memiliki 'yurisdiksi yang universal.' ...Dalam bagian yang keempat yang berbicara tentang sebuah ekonomi global, mereka mengatakan bahwa diperlukan '...komitmen untuk menciptakan semacam manajemen moneter global' dan 'dapat terlihat munculnya keharusan adanya suatu badan yang akan berfungsi seperti suatu bank sentral dunia yang mengatur aliran dan sistem pertukaran uang...' Mereka lalu berbicara tentang perlunya suatu ekonomi dunia berada di bawah kendali suatu pemerintahan dunia. ...Dalam dokumen ini, Vatikan menjanjikan komitmen mereka terhadap kontrol finansial yang global, dan ini menggenapi Wahyu 13 sampai ke huruf-hurufnya!"

Kamis, 12 Januari 2012

Berita Bulan NOVEMBER 2011

JOEL OSTEEN MERAYAKAN KARYA ALLAH DALAM HIDUP OPRAH WINFREY
(Berita Mingguan GITS 26 November 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Ketika Oprah Winfrey dan produser televisinya mengunjungi Gereja Lakewood di Houston pada tanggal 6 November, Gembala sidang Joel Osteen sangat bersemangat berkata, “Luar biasa menyambut kalian. Kami begitu terhormat kalian ada di sini, dan kami merayakan dan mendoakan kalian atas apa yang Allah lakukan dalam hidup kalian” (“Joel Osteen Welcomes Oprah,” Christian Post, 7 Nov. 2011). Tidak ada hal yang lebih baik lagi mengilustrasikan kesesatan dan kebutaan rohani Osteen. Dia adalah salah satu dari segunung guru-guru palsu yang digambarkan dalam 2 Timotius 4:3-4, yang mengajarkan apa yang ingin didengar oleh orang ramai, yaitu suatu kekristenan yang baru, dan merayakan keinginan mereka untuk hidup sesuai dengan hawa nafsu meeka sambil tetap berpikir bahwa mereka adalah orang Kristen. Buku Oprah pada tahun 2005, Live Your Best Life, menggambarkan filosofinya bahwa segala sesuatu itu satu dan manusia bersifat ilahi dan manusia dapat menciptakan realitanya sendiri. “Injil”-nya adalah bahwa manusia bukan pendosa, Allah bukan hakim, segala sesuatu baik-baik saja dalam alam semesta ini, dan saya hanya perlu mengikuti aliran. Ringkasnya, injil Oprah adalah injil AKU. Dia berkata, “Allah ingin kamu mengasihi dirimu sendiri. Dimulai dengan kamu.” Pada tahun 1998, Oprah menampilkan salah satu panel New Age-nya, yang terdiri dari Betty Eadie, Sophy Burnham, dan Dannion Brinkley. Oprah mengatakan: “…salah satu kesalahan terbesar yang manusia lakukan adalah percaya bahwa hanya ada satu jalan. Sebenarnya, ada banyak jalan yang berbeda menuju kepada apa yang disebut Allah.” Ketika seorang penonton tidak setuju, dan bersaksi bahwa dia percaya Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan menuju Allah, Winfrey menjadi marah dan berkata bahwa dia tidak percaya ada orang yang akan masuk neraka karena tidak percaya Yesus. Dia mengatakan dengan tegas, “TIDAK MUNGKIN HANYA ADA SATU JALAN.” Dalam program yang sama, Oprah mengatakan: “Saya dibesarkan sebagai seorang Baptis dan kami terlalu kaku mengenal hal-hal yang tradisional. Saya suatu ketika duduk di gereja dan mendengar bahwa Allah adalah Allah yang cemburu. Saya bertanya ‘Mengapa? Yang benar saja!’ …Saya percaya pada KUASA – saya menyebutnya Allah” (“The Gospel according to Oprah,” Vantage Point, Juli 1998). Oprah menyembah ilah yang disembah oleh kebanyakan manusia hari ini, yaitu ilah yang tidak menghakimi gaya The Shack.

Senin, 09 Januari 2012

Berita Bulan OKTOBER 2011

WANITA YANG MEMAKAI ROK DINILAI LEBIH TINGGI DARIPADA YANG MEMAKAI CELANA
(Berita Mingguan GITS 01 Oktober 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Dalam sebuah studi baru tentang lingkungan kerja, wanita-wanita yang memakai rok diberi nilai lebih tinggi daripada yang memakai celana. Ketika lebih dari tiga ratus orang diminta untuk memberikan “kesan sesaat” atas gambar-gambar wanita, baik itu yang memakai celana panjang ataupun rok, mereka lebih condong positif terhadap yang memakai rok (“Wear a Skirt to Make a Good Impression,” Daily Telegraph, 21 Sept. 2011). Mereka diminta untuk memberikan rating atas wanita-wanita tersebut dalam beberapa kriteria, termasuk rasa percaya diri, sukses, dan keandalan dapat dipercaya. Profesor Karen Pine dari Universitas Hertfordshire, yang memimpin studi ini, mengobservasi bahwa, “wanita-wanita dapat berpakaian secara feminim namun tetap dipandang konfiden dan sukses.” Perhatikan bahwa profesor yang sekuler ini mengakui bahwa rok dan gaun wanita lebih “feminim” daripada celana. Jelas sekali bahwa pakaian adalah suatu bentuk komunikasi, dan jika bagaimana seseorang berpakaian untuk bisnis adalah hal yang penting, betapa lebih penting lagi memperhatikan cara berpakaian untuk kesalehan seseorang! Celana panjang wanita diciptakan oleh fashion designer yang homoseksual, Yves Saint Laurent pada tahun 1966. Partner homoseksual jangka panjangnya Laurent, Pierre Berge, mengatakan bahwa Laurent “memainkan peran” dalam pembebasan wanita. Pada kenyataannya, dia membantu memperbudak wanita kepada fashion yang sensual dan menggoda mereka untuk menolak feminimitas yang Allah berikan. Celana panjang wanita adalah bagian dari budaya rock & roll yang bersifat memberontak. Linda Grant mengatakan bahwa celana panjang wanita “menempatkan wanita sejajar dengan lak-laki dalam hal pakaian” dan “adalah sumbangsih fashion kepada feminisme” (“Feminism Was Built on the Trouser Suit,” The Guardian, 3 Juni 2008). Ini seharusnya menjadi peringatan yang cukup bagi wanita-wanita yang mengasihi Tuhan untuk mengetahui bahwa mereka seharusnya sama sekali tidak terlibat dalam gerakan celana wanita modern. Jenis pakaian ini seiring dengan gerakan unisex dan pemberontakannya yang tidak malu-malu melawan Allah yang telah menciptakan laki-laki dan perempuan. “Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka” (Kej. 1:27).